Wolverhampton Wanderers 2-5 Chelsea: Abraham Cetak Hattrick Bersejarah

Tammy Abraham melanjutkan performa positif dengan mencetak tiga gol kala Chelsea mengalahkan tuan rumah Wolverhampton Wanderers 5-2 di Molineux akhir pekan lalu.

Setelah mencetak dua gol melawan Norwich City dan Sheffield United, Abraham menjadi pemain Chelsea termuda yang sukses menyarangkan hattrick di Premier League dengan performa yang sangat brilian.

Fikayo Tomori juga sukses mencetak gol perdananya bagi The Blues lewat sepakan keras dari jarak 25 yard yang gagal diantisipasi oleh Rui Patricio dan bergulir ke pojok kiri gawangnya. Abraham pun membuat kedudukan menjadi 3-0 sebelum turun minum.

Abraham melengkapi gol ketiganya dengan gol bunuh diri, sementara peluang emas Patrick Cutrone membawa Wolves memperkecil ketinggalan dan membangkitkan asa tuan rumah sebelum Mason Mount menambah keunggulan tim tamu lewat sepakan melengkung di menit ke-96 untuk memastikan kemenangan tim asuhan Frank Lampard.

Jalannya Pertandingan

Setelah awal yang lambat, tim tamu akhirnya bisa memecah kebuntuan di menit ke-31 kala sepakan keras Tomotri berbelok arah sehingga Patricio mati langkah.

Tomori kemudian memberikan umpan kepada Mount, yang akhirnya dilanggar di kotak penalty. Namun wasit tetap bergeming namun bola liar berhasil dimanfaatkan oleh Abraham.

Abraham kembali masuk papan skor empat menit jelang turun minum setelah berhasil mengecoh Conor Coady dan melancarkan sundulan keras memanfaatkan umpan silang Marcos Alonso.

Antonio Rudiger yang kembali merumput setelah absen selama satu bulan karena cedera lutut harus digantikan oleh Kurt Zouma di babak kedua. Namun Abraham kembali menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan tuan rymah setelah melewati Coady dan menghujam pojok gawang Patricio di menit ke-55.

Romain Saiss memberikan harapan bagi Wolves setelah sundulan kepalanya tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh Kepa Arrizabalaga.

Cutrone membuka pundi golnya bagi Wolves dari jarak dekat di menit ke-85 setelah Kepa mementahkan peluang emas Matt Doherty.

Namun, Mount, yang di awal laga gagal memanfaatkan peluang emas setelah mengecok Patricio, memanfaatkan ruang antara Jesus Vallejo dan melakukan penyelesaian yang manis.

Adaptasi Lampard Berbuah Manis

Setelah Sheffield United dan sistem tiga pemain belakang mereka sukses menyamakan kedudukan di Stamford Bridge sebelum jeda internasional, Frank Lampard menolak untuk melakukan kesalahan yang sama dan kembali menggunakan sistem empat bek.

Sementara The Blues secara brilian berhasil mematikan Wolves di babak pertama, namun kebobolan dua gol di babak kedua harus menjadi perhatian khusus bagi Lampard.

Performa Abraham di Puncak

Lampard mengingatkan kepada Abraham yang sedang on fire ketika konferensi pers jelang pertandingan bahwa Olivier Giroud dan Michy Batshuayi sangat ingin menggantikannya dan memperebutkan tempat di lini depan Chelsea.

Pemain tim nasional Inggris tersebut seakan menyadari hal tersebut. Mantan penyerang Aston Villa ini berada satu level dengan Cristiano Ronaldo dan Dele Alli sebagai pemain usia 21 tahun atau lebih muda yang sukses mencetak dua gol atau lebih dalam tiga laga Premier League beruntun.

Coady Tampil Buruk

Kapten Wolves, Coady menunjukkan kualitas yang buruk ketika Abraham mengecohnya untuk mencetak gol keduanya dan ia kembali gagal mengantisipasi pergerakan penyerang Chelsea tersebut ketika hattrick tercipta.

Chelsea akan kembali berjuang di Liga Champions ketika menjamu Valencia tengah pekan mendatang, sementara Wolves juga akan berlaga di kancah Eropa dengan manjamu tim Portugal Braga di ajang Europa League dua hari kemudian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *