Terima Tindakan Rasial, Mesut Ozil Pensiun Dari Timnas Jerman

Terima Tindakan Rasial, Mesut Ozil Pensiun Dari Timnas Jerman

Secara resmi Ozil telah mengatakan tidak akan lagi bermain untuk timnas Jerman setelah mendapatkan perlakuan rasial dari asosiasi sepak bola di Jerman. Sebelumnya Ozil yang berusia 29 tahun  menjadi bagian dari timnas Jerman dalam Piala Dunia 2018 di Rusia dan harus angkat koper lebih cepat karena timnas Jerman gagal lolos dari fase grup. Selain itu loyalitasnya terhadap pelatih timnas Jerman sempat dipertanyakan, dan puncaknya adalah ketiga berdar foto Ozil dengan presiden Turki Racep Tayyip Erdogan. Bahkan bos timnas Jerman Oliver Bierhoff menyarankan Ozil untuk meninggalkan timnas Jerman setelah pertemuannya dengan Erdogan.

Selama ini Ozil yang memiliki darah campuran Jerman dan Turki ini memmang dikenal sering kali mendapatkan tindakan rasial dengan disebut sebagai imigran dari para fans ataupun media di Jerman.

Ozil memberikan pernyataan bahwa pertemuannya dengan presidan Turki Erdogan sama sekali tidak terkait urusan politik dan itu hanya sebatas rasa respect seorang petinggi negara terhadap keluarganya. Ozil juga menegaskan bahwa pekerjaannya adalah seorang pesepak bola, bukan sebagai politisi ataupun pengiklan politisi.

Ozil juga merasa selama ini ia tidak diinginkan dalam tubuh timnas Jerman sejak pertamakali melakukan debutnya pada tahun 2009. Orang-orang yang memiliki latar belakang diskriminatif seharusnya tidak berada di asosiasi sepak bola di negara manapun di dunia termasuk Jerman.

Ozil juga menyebut bahwa dirinya adalah orang Jerman ketika ia menang dan ia adalah seorang imigran ketika ia kalah. Adalah sebuah keputusan yang sangat berat untuk diambil oleh Ozil ketika harus pensiun dari timnas Jerman mengingat semua pengorbanan dan loyalitasnya selama ini kepada negaranya tersebut. Namun Ozil merasa bahwa tindakan rasial dalam dunia sepak bola tidak dapat terus berlangsung.

Seperti yang kita ketahui bersama bahawa Ozil adalah pemain kunci Jerman ketika berhasil merain Piala Dunia 2014. Tindakan rasial yang diterima oleh pesepak bola memang sudah sering kali terjadi, pemain yang kerap mendapatkan tindakan rasial antara lai adalah Balotteli dan juga Dani Alves.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *