Spanyol 2-1 Jerman: Fabian dan Olmo Antar La Furia Roja Raih Gelar Kelima

Fabian Ruiz dan Dani Ceballos menjadi bermain brilian dalam kemenangan Spanyol 2-1 atas Jerman di final EURO U-21.

Jerman mengalahkan Spanyol pada pergelaran yang sama dua tahun lalu namun harus kebobolan terlebih dulu melalui sepakan keras jarak jauh dari penyerang Napoli, Fabian pada laga yang mentas di Udine ini.

Kapten tim nasional Spanyol, Jesus Vallejo, sangat beruntung tidak diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran berat, namun Dani Olmo menggandakan keunggulan Spanyol di menit ke-69.

Fabian dan Carlos Sole hampir saja memperlebar skor dan meskipun Jermann memperkecil ketinggala melalui gol yang dicetak oleh Nadiem Amiri namun mereka tidak bisa menghentikan Spanyol untuk merebut gelar kelima mereka di kompetisi ini. Dengan gelar kelima ini Spanyol berada dalam daftar peraih gelar terbanyak sepanjang sejarah EURO U-21 bersama Italia.

Jalannya Pertandingan

Mikel Oyarzabal melepaskan umpan matang yang dapat dikontrol dengan baik oleh Fabian. Penyerang Napoli ini lalu melepaskan sepakan keras dari jarak 25 yard yang tidak bisa diantisipasi oleh Alexander Nubel untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Spanyol seharusnya bermain dengan sepuluh orang ketika Vallejo hanya mendapatkan kartu kuning setelah mengangkat kaki terlalu tinggi kepada Gian-Luca Walschmidt.

Namun bek tengah Real Madrid tersebut bermain cukup krusial di lini belakang Spanyol setelah sukses menahan sepakan Levon Oztunali sebelum turun minum.

Vallejo lagi-lagi menjadi orang tepat di tempat yang juga tepat kala babak kedua berjalan ketika penjaga gawang Spanyol Antonio Sivera gagal mengantisipasi sepakan Amiri dan bola liar tidak dapat dikontrol dengan baik oleh Waldschmidt.

Ketika Spanyol terus menerus mendapatkan tekanan dari lawan, Ceballos justru menjadi otak terjadinya gol kedua mereka.

Diawali dengan tackle Vallejo untuk melancarkan serangan balik, Ceballos dengan cerdik memberikan umpan matang kepada Fabian yang langsung melepaskan sepakan keras. Nubel gagal mengamankan bola dengan baik dan Olmo langsung menceploskan bola liar ke gawang yang kosong.

Setelah gol kedua terjadi Spanyol lebih menguasai jalannya pertandingan. Fabian lagi-lagi kurang beruntung kala sepakannya hanya menerpa tiang gawang dan Soler yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua juga membentur mistar gawang. Jerman akhirnya bisa memperkecil ketinggalan lewat Amiri dua menit jelang laga usai.

Dendam 2017 Terbalaskan

Ceballos dan rekan satu timnya Vallejo bermain di final edisi 2017 di Krakow, sementara Oyarzabal, Soler, Borja Mayoral, Mikel Merino dan Jorge Mere juga berada di dalam skuad kala itu. Bagi mereka, kemenangan kali ini terasa sangat manis setelah sukses membalaskan dendam dua tahun lalu atas lawan yang sama.

Gol Fabian Menjadi Pembeda

Moment terbaik pada laga final ini adalah ketika Fabian bermain impresif melawan Jerman. Penyerang Napoli ini juga tidak segan untuk melakukan kontak fisik dengan pemain Jerman setelah turun minum. Layaknya sebagian besar laga pada musim debutnya di Serie A, reputasi Fabian semakin melambung pada laga final ini dan tidak heran jika ia diganjar Player of the Tournament.

Keberuntungan Vallejo

Vallejo bermain cukup solid untuk menjaga pertahanan Spanyol namun tackle yang dilakukan terhadap Waldschidt cukup buruk. Terjadi kontroversi ketika wasit seharusnya memberikan kartu merah kepada bek Madrid tersebut.

Para bintang muda ini akan menikmati waktu libur panjang mereka menatap musim baru. Ceballos yang diisukan banyak diincar oleh klub-klub besar Eropa mungkin semakin membuat mereka tertarik untuk mendatangkannya. Arsenal dan Tottenham menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *