Ranieri Ingin Mempertahankan De Rossi di Roma

Claudio Ranieri mengungkapkan bahwa ia ingin mempertahankan Daniele De Rossi namun keputusan bukan berada di tangannya.

Karir panjang De Rossi bersama Giallorossi akan berakhir akhir musim ini setelah kontraknya tidak diperpanjang.

Hanya Francesco Totti yang memiliki rekor caps terbanyak bagi Roma diatas De Rossi yang juga meraih gelar Piala Dunia 2006 bersama tim nasional Italia.

De Rossi sebenarnya mendapatkan tawaran untuk menjadi salah satu direksi klub, namun sang kapten masih ingin melanjutkan karirnya sebagai pemain.

Ranieri juga akan mengakhiri kerja samanya dengan Roma pada akhir musim ini dan sang pelatih keputusan mengenai De Rossi telah diambil oleh presiden klub James Pallotta dan penasehatnya Franco Baldini.

“Saya tidak berbicara sebagai seorang direktur. Saya adalah seorang pelatih,” ujar Ranieri pada saat konferensi pers.

“Jika seseorang berkata kepada saya, anda akan menjadi pelatih kami musim depan, apakah kamu akan memberitahu De Rossi? Saya menginginkannya bertahan di klub ini. Saya tahu kapasitasnya sebagai seorang pemain, sebagai seorang pria dan sebagai seorang kapten.

“Ada beberapa momen yang mengubah setiap klub, jadi hal ini bisa terjadi kapanpun. Kami telah melihat bahwa di Italia, beberapa tim kehilangan beberapa pemain penting.

“Namun Daniele adalah kapten dan pemain legenda dari klub ini. Jadi, mereka harus memberitahunya terlbih dulu. Mereka harus memberi waktu bagi De Rossi untuk berfikir sejenak. Namun pihak klub sepertinya tidak memberinya kesempatan.

“Ketika para pendukung bertanya kepada saya tentang siapa yang memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak De Rossi, saya menjawab ada seseorang di London (Baldini) dan seseorang lainnya di Amerika (Pallotta). Siapa yang akan memutuskan? Klub, presiden dan penasehatnya…seseorang yang tinggal di London.

“Baldini tidak mempengaruhi apa yang saya kerjakan setiap harinya. Saya tidak tahu seperti apa hubungannya dengan sang presiden. Ketika saya bekerja, ia tidak mempengaruhi saya. Secara umum, saya tidak mengetahui apa yang ia kerjakan.”

Situasi Tak Biasa

Sementara itu, Ranieri heran karena tidak biasanya klub seperti Roma dipimpin oleh pemilik yang berasal dari Amerika.

“Saya harus berkata, saya tahu para pendukung dan media berkata sang pemilik tidak berada disini karena ia berada di Amerika,” tambah Ranieri. “Saya jarang menemukan beberapa pemilik yang dekat dengan klubnya selama saya berkarir. Maksud saya berada dekat dengan para pemain setiap hari.

“Sekarang saya lebih sering melihat pemilik Leicester City dibandingkan ketika saya menjadi manajer Leicester. Mungkin saya satu-satunya pelatih yang sering bertemu dengan Roman Abramovich dibandingkan dengan pelatih-pelatih Chelsea lainnya.

“Saya rasa Carlo Ancelotti pernah bertemu dengannya beberapa kali. Saya rasa Maurizio Sarri tidak pernah bertemu dengannya. Jadi, ada beberapa situasi berbeda. Anda memiliki tim dan anda bekerja dengan mereka di lapangan. Tidak penting apa yang terjadi di sekitar anda. Yang terpenting adalah tim ini melakukan yang terbaik.

“Sangat penting jika anda memiliki masalah maka orang lain akan mencari solusinya. Ini adalah hal terpenting sebagai seorang pelatih. Hal-hal lain tidak menjadi masalah. Jadi, tidak penting bagi presiden untuk dekat dengan para pemain karena sangat penting ketika semuanya berjalan sesuai rencana.”

AS Roma akan bertandang ke markas Sassuolo akhir pekan mendatang. Edin Dzeko dan rekan-rekan harus mendapatkan poin penuh jika ingin merangsek naik ke posisi empat besar demi mendapat jatah satu tiket ke kualifikasi Liga Champions musim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *