Pep Guardiola Datang Untuk Runtuhkan Manchester United

Pep Guardiola Datang Untuk Runtuhkan Manchester United

Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih hebat dengan filosofi bermain tiki taka khasnya yang sangat mematikan lawan. Pep Guardiola menegaskan jika kedatangannya ke tanah Inggris adalah untuk mengakhiri kejayaan dinasti Manchester United era Sir Alex Ferguson. Hal ini sebenarnya wajar saja lantaran klub tempat berlabuh Pep Guardiola saat ini adalah rival sekota Manchester United yaitu Manchester City yang sebelumnya tidak pernah diperhingkan dalam perebutan gelar juara sebelum klub tersebut diakuisisi oleh Sheikh Mansour dan melakukan perombakan besar besaran.

Sang Manajer Manchester City tersebut mengungkapkan secara terang teangan jika ia mau bergabung ke Manchester City karena ingin meruntuhkan dominasi Manchester United sang tetangga.

Sebuah film dokumenter berjudul “All Or Nothing: Manchester City” yang dirilis oleh amazon mengungkapkan filosofi sepak bola yang dianut Guardiola beserta dengan berbagai ambisi yang ingin diraih Guardiola sebagai pelatih. Guardiola menyebut bahwa tidak ada motivasi terbesar dalam hidupnya selan mencaput dinasti The Reds Devil yang selama ini memang dikenal merupakan klub ter sukses di Inggris. Bagaimana tidak? Sejak tahun 1993 saja Manchester United telah meraih 13 gelar Liga Primer Inggris. Selain itu, setelah Sir Alex Ferguson memutuskan untuk pensiun saja, kejayaan Manchester United masih terus berlanjut meski sudah tak terlalu dominan seperti dahulu.

“Kami punya tetangga yang dalam 15 atau 20 tahun selalu menjadi juara. Saya kira, tantangan terbesar saya sebagai manajer adalah merevolusi hal itu,” ujar Guardiola.

Selain sang manajer, bek andalan Manchester City, Kyle Walker juga mengungkapkan keinginan Manchester City untuk dapat mendominasi liga Inggris. Nampaknya semua pemain, pelatih, hingga manajemen klub Manchester City menginginkan klub tersebut menjadiklub besar yang mampu mengalahkan siapapun di liga Inggris. Namun tentu kita masih terus menantikan bagaimana kiprah Manchester City di laga laga Eropa. Pasalnya, walaupun musim lalu berhasil mencetak rekor 100 poin di liga domestik, Manchester City gagal berbicara banyak di ajang Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *