Milosevic: Jovic Adalah Mesin Gol Yang Diinginkan Setiap Tim

Savo Milosevic mengungkapkan pemain anyar Real Madrid, Luka Jovic, adalah seorang mesin gol yang diinginkan oleh setiap tim di dunia dan ia yakin bahwa sang penyerang bisa cepat beradaptasi dengan kehidupan di Santiago Bernabeu.

Jovic sedang mempersiapkan diri jelang musim perdananya bersama raksasa La Liga asal ibukota Spanyol ini setelah resmi merapat dengan banderol 60 juta Euro dari Eintracht Frankfurt.

Pemain berusia 21 tahun ini sukses menarik perhatian beberapa tim besar Eropa setelah berhasil mencetak 27 gol di seluruh kompetisi untuk membawa Eintracht melangkah ke semifinal Europa League musim lalu.

Jovic melakoni laga perdana pra-musim bersama Madrid dengan menelan kekalahan 3-1 dari Bayern Munich dalam ajang International Champions Cup akhir pekan lalu dan legenda sepakbola Serbia Milosevic menyanjung mantan penyerang Red Star Belgrade tersebut.

“Tentu saja akan sangat sulit bagi Luka, akan sangat berat, namun ia memiliki insting yang baik untuk mencetak gol. Ia adalah seorang mesin gol,” ujar Milosevic yang kini menukangi Partizan Belgrade.

“Madrid adalah sebuah tim besar dimana banyak tekanan disana dan sangat penting bagaimana ia mengawalinya. Ia masih sangat muda namun secara psikologi, jika ia bisa mengatasi tekanan dalam sebuah tim besar segala sesuatunya akan berjalan lancar.

“Ia adalah seorang pemain yang diinginkan setiap klub di dunia ini. Tidak banyak pemain yang memiliki kapasitas untuk mencetak 25 hingga 30 gol dalam satu musim. Ia adalah salah satu dari pemain tersebut.”

Milosevic menambahkan: “Saya yakin  mereka akan sedikit bersabar dengannya karena usianya masih muda, namun Madrid adalah sebuah tim besar dan mereka tidak akan menunggu dalam waktu yang cukup lama.

“Luka mencetak 25 hingga 30 gol musim lalu dan saya yakin Madrid lebih besar dengan potensi yang lebih baik. Madrid akan menciptakan banyak peluang dan jika Luka mengawali dengan baik dan mendapatkan rasa percaya diri sejak awal, segala sesuatunya akan berjalan dengan baik baginya.”

Produk Talenta Serbia

Jovic bergabung dengan rekan-rekan barunya setelah mentas di ajang European Under-21 Championship, dimana Serbia terseok-seok di Italia.

Digawangi oleh para pemain muda potensial seperti rekan satu tim Jovic di Benfica, Andrija Zivkovic, rekrutan anyar Eintracht Dejan Joveljic dan penyerang sayap Marseille Nemanja Radonjic, Serbia harus tersingkir di babak fase grup setelah menerima tiga kekalahan termasuk kekalahan memalukan dari Jerman 6-1.

Hasil buruk tersebut seolah menimbulkan pertanyaan tentang sepakbola Serbia, meskipun dibanjiri oleh beberapa pemain bertalenta yang dibekali teknik tinggi di negara Balkan tersebut yang sukses meraih gelar Piala Dunia U-20 2015 di New Zealand.

“Sangat sulit menjawab pertanyaan tersebut dalam sebuah respon, saya membutuhkan dua hari untuk menjelaskan semuanya. Dalam proses untuk menciptakan pemain-pemain sepakbola di usia 10 hingga 18 tahun, kami jauh dibelakang negara-negara besar,” ujar Milosevic. “Kami harus mengembangkan seluruh aspek seperti fisik khususnya obat-obatan, hal-hal tersebut sangat penting.

“Secara taktik dan teknik, kami sedang dalam proses untuk berkembang. Sistem kami sudah terlalu kuno. Orang-orang bekerja dengan menggunakan sistem, mereka tidak mengerti kegunaan sistem tersebut di sepakbola modern saat ini.

“Jadi, kami tertinggal cukup jauh dan itu adalah hal yang anda saksikan ketika anda melihat tim kami, kami memiliki beberapa pemain dengan talenta luar biasa namun tidak dibekali dengan aspek-aspek lainnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *