Manchester City V Tottenham Hotspur: Adu Tajam Sterling dan Kane

Manchester City akan menantang Tottenham Hotspur dalam pekan kedua Premier League musim ini yang akan mentas akhir pekan. Laga ini akan menjadi laga besar antara dua tim besar yang siap untuk bersaing meraih gelar juara musim ini.

Harry Kane bermain luar biasa ketika Spurs membutuhkannya pada laga pembuka pekan lalu. Kapten tim nasional Inggris ini mencetak dua gol di babak kedua untuk membalikkan keadaan atas tim promosi Aston Villa.

City yang langsung tancap gas di laga perdana dengan menggilas West Ham lima gol tanpa balas diwakili oleh performa menakutkan dari Raheem Sterling.

Dua penyerang yang menjadi andalan Gareth Southgate di tim nasional Inggris semakin menanjak penampilannya dalam beberapa musim terakhir. Hal ini tentu saja menjadi berita baik bagi The Three Lions jelang Euro 2020.

Berikut ini adalah statistik penampilan menanjak dari kedua penyerang ini.

2014-15

Setelah menghabiskan waktu sebagai pemain pinjaman, Kane naik daun di musim perdana Mauricio Pochettino menangani tim. 21 gol yang dicetaknya membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak kedua setelah Sergio Aguero. Kane juga menyumbang empat assist dan rata-rata keterlibatan mencetak gol setiap 103 menit.

Satu tahun setelah Liverpool gagal bersaing dengan City dalam perebutan gelar Premier League, Sterling hanya mampu mencetak tujuh gol dan tujuh assist. Dengan rataan 218 menit mencetak peluang, rumor kepindahannya semakin merebak setelah Brendan Rodgers hengkang dari Anfield.

2015-16

Sterling hengkang ke City dan kurang tampil maksimal. Enam gol dan dua assist membuat rataan mencetak peluang turun drastic hingga 241 menit.

Sementara itu, Kane semakin menunjukkan kualitas sebagai penyerang berbahaya dengan meraih gelar Golden Boots dua musim beruntun.

2016-17

Kane berada dalam performa terbaiknya dan Spurs menunjukkan kualitas yang sangat luar biasa di sepanjang musim sebagai pesaing Chelsea yang akhirnya meraih gelar juara. Kane sukses menorehkan 29 gol dan tujuh assist, yang membuatnya menjadi pemain yang mencatatkan peluang terbanyak di divisi dengan rata-rata satu per 70 menit.

Sterling mencetak tujuh gol dan menyumbang enam assist dengan rata-rata 193 menit untuk keterlibatan mencetak gol. Namun Pep Guardiola baru menjalani musim pertamanya dan City sedang menuju ke arah yang benar.

2017-18

City sukses menjadi yang terbaik dengan memecahkan rekor poin terbanyak (100 poin), Sterling pun semakin menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu striker menakutkan di Premier League. Ia sukses menorehkan 18 gol dan 11 assist yang menjadi catatan terbaiknya di Premier League.

Torehan tersebut melewati rata-rata Kane yang hanya 96, namun 30 gol dan dua assist yang disumbangkannya membuat kapten Spurs ini mencatatkan rekor secara keseluruhan, sebelum juga sukses meraih gelar Golden Boot di Piala Dunia 2018 bersama tim nasional Inggris bersama Sterling yang berhasil lolos hingga babak semifinal pada turnamen yang mentas di Rusia tersebut.

2018-19

Sterling bersama City sukses mempertahankan gelar juara Premier League dengan level konsistensi yang sangat luar biasa. Pemain berusia 24 tahun ini mencetak 17 gol dan menyumbang 10 assist. 27 kali keterlibatannya dalam gol yang dicetak City menjadikannya duduk di peringkat kelima terbaik di Premier League.

Meskipun tidak bermain maksimal karena menderita cedera, Kane juga sukses mencetak 17 gol dan menyumbang empat assist. Keterlibatannya dalam setiap gol yang dicetak Spurs mencapai rata-rata hingga 116 menit, sedikit lebih baik dibandingkan Sterling (103).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *