Lapangan Buruk, Barcelona Kecam Valladolid

Lapangan Buruk, Barcelona Kecam Valladolid

Barcelona memang berhasil menang kala bertandang ke markas Real Valladolid meski hanya dengan skor tipis 1-0. Walaupun menang, Barcelona mengecap kondisi lapangan kandang Real Valladolid, Jose Zorrilla, yang dinilai sangat buruk. Sepanjang pertandingan, Barcelona nampak mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola yang jauh lebih unggul dari Real Valladolid. Peguasaan bola 64% milik Barcelona berbanding 36% milik Real Valladolid menunjukkan bagaimana dominasi Barcelona dalam pertandingan tersebut.

Meski tampil dominan namun nyatanya Barcelona tetap ksulitan mencetak gol. Baru pada babak kedua, Ousmane Dembele mampu tampil sebagai pembeda dengan berhasil mencetak gol yang mengubah hasil akhir pertandingan. Sebenanrnya Real Valladolid tidak bermain terlalu buruk, meski kalah penguasaan bola, namun Real Valladolid berhasil mencatatkan empat tembakan on target dari tujuh kali percobaan. Sedangkan Barcelona melakukan 10 kali percobaan dimana lima diantaranya mengarah ke gawang. Namun kondisi lapangan menyulitkan para pemain Barcelona dan pelatih Barca, Ernesto Valverde mengkritik kondisi tersebut.

“Kondisi lapangannya memainkan peran yang besar di dalam pertandingan. Saya tidak mengatakan bahwa tidak ada elemen lain, juga Valladolid memainkan bagian mereka tapi para pemain terpeleset, lapangannya terkelupas, dan kami juga mengalami cedera,” ucap Valverde. Kritik juga dilayangkan oleh Pique yang juga menyoroti rencana La Liga untuk memainkan pertandingan di Amerika Serikat.

“Kalau [liga] ingin menjual produk ini di luar Spanyol dan membawa pertandingan ke AS, mereka perlu melihat apa yang terjadi di sini dulu. Lapangannya memalukan. Tidak cocok dipakai untuk bermain bola dan ada risiko membuat beberapa pemain cedera. Kuharap mereka yang berwenang memperbaiki karena ini benar-benar memalukan.” Ucap Pique.

Gelandang Barca Sergio Busquets juga tak ketinggalan memberikan kritiknya terhadap kondisi lapangan. “Sungguh disayangkan kalau liga terbaik di dunia dimainkan dalam kondisi seperti ini. Tidak ada orang dari La Liga yang merasa mereka seharusnya datang dan memeriksa rumputnya. Anda tidak bisa bermain di permukaan seperti itu! Ini malah seperti pantai bukannya sebuah lapangan sepakbola, tapi memang kedua tim merasakan hal yang sama,” ucap Busquets.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *