Ansu Fati: Pemecah Rekor, Spanyol Tertarik

Ansu Fati telah membuat sejarah di Barcelona hanya dalam kurun waktu yang cukup singkat bahkan absennya Lionel Messi karena cedera tidak terlalu terasa dengan kehadiran pemain muda sensasional ini.

Setelah melakukan debut di usia 16 tahun dan 298 hari kala mengalahkan Real Betis 5-2 bulan Agustus lalu, ia menjadi pencetak gol termuda Barca di La Liga setelah menyumbang satu gol kala bermain imbang 2-2 melawan Osasuna sepekan sebelumnya.

Dengan Messi yang masih terlalu riskan untuk dimainkan dan Ousmane Dembele yang juga harus menepi, Ernesto Valverde mau tidak mau harus menggunakan jasa Fati untuk melakukan debut penuhnya kala mengalahkan Valencia 5-2 di Camp Nou akhir pekan lalu. Ia hanya membutuhkan waktu tujuh menit untuk membuktikan kualitasnya dan membauar kepercayaan pelatih.

Dalam waktu dua menit, Fati memaksimalkan umpan silang Frenkie de Jong untuk membuka keunggulan Barca dan ia ganti memberikan umpan kepada rekannya tersebut lima menit berselang setelah menusuk kota penalty dari sisi kiri. Dengan torehan tersebut ia menjadi pemain termuda di La Liga pada abad ini yang mencetak gol dan menyumbang assist di laga yang sama.

Ia hampir saja mencetak gol keduanya malam itu di babak pertama dari posisi yang sama. Daniel Wass pun kerepotan untuk menghentikan lajunya dari sisi sayap.

Pelatih Barca U-19 Victor Valdes menyebutnya sebagai “the jewel of La Masia”, seorang pemain yang menimbulkan prahara di lini belakang lawan. Jose Luis Peres Mena, sebagai pelatih pertamanya di usia muda mengatakan: “Saya telah menyaksikan sepakbola selama 50 tahun dan saya tidak pernah melihat pemain sepertinya.”

Panggilan Tim Nasional Spanyol?

Dengan Piala Dunia U-17 yang satu bulan lagi akan bergulir, tim nasional Spanyol tergoda untuk menggunakan jasanya.

Lahir di Guinea-Bissau dan bisa membela negaranya dan Portugal, Fati pindah ke Spanyol bersama keluarganya ketika masih belia dan bergabung dengan akademi sepakbola Sevilla sebelum menerima pinangan Barca ketika berusia 10 tahun setelah ayahnya menolak tawaran dari Real Madrid.

Menurut berita yang dilansir surat kabar harian Sport, Fati mengungkapkan ingin membela negara Spanyol dan pelatih tim nasional Robert Moreno mengungkapkan usaha dari Royal Spanish Football Federation (RFEF) untuk memanggilnya ke tim nasional sedang diupayakan.

“Pihak federasi sedang melakukan upaya agar Fati bisa membela tim nasional Spanyol dan kemudian keputusan akan segera diputuskan,” ujarnya pada Movistar akhir pekan lalu.

“Federasi bekerja keras untuk mendapatkan para pemain terbaik. Sangat menguntungkan bagi Barca memiliki seorang pemain yang muncul dari La Masia. Anda harus tetap tenang dan berharap yang terbaik.”

Fati mengungkapkan debutnya pada bulan lalu sebagai mimpi yang ingin dicapai setiap anak di La Masia. Sebuah momen ketika pemain yang belum genap berusia 17 tahun hingga 31 Oktober untuk bermain bersama para pemain ternama dunia dan mendapatkan pelukan dari seorang Lionel Messi.

Ketika Fati menggantikan Carles Perez kala menghadapi Betis dan menjadi pemain termuda kedua yang bermain di La Liga dalam sejarah klub setelah Vicente Martinez, ayahnya mengungkapkan hal tersebut layaknya momen terindah dalam hidupnya.

“Ingatlah namanya, Ansu Fati, seorang pemain yang akan memecahkan banyak rekor di masa depan,” ujar Barca pada website resminya setelah mengalahkan Valencia. Fati akan beristirahat sejenak dan kemudian kembali berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi Borussia Dortmund.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *