Ajax 3-0 Lille: Tim Asuhan Ten Hag Awali Liga Champions Dengan Impresif

Semifinalis musim lalu Ajax Amsterdam membuka laga perdana Liga Champions musim 2019-20 dengan kemenangan meyakinkan tiga gol tanpa balas melawan Lille dini hari tadi.

Tim asuhan Erik Ten Hag – yang harus tersingkir dari Tottenham Hotspur musim lalu – menjadi tim yang sangat dominan melawan tim asal Ligue 1 tersebut dan dengan elegan mengoleksi tiga poin di Amsterdam.

Sundulan Quincy Promes membawa tuan rumah unggul di menit ke-18 sebelum Edson Alvarez mencetak gol perdananya bagi klub lima menit jelang turun minum.

Nicolas Tagliafico menutup kemenangan tuan rumah dengan sundulan kepalanya di menit ke-62 dimana juara Eredivisie ini bertengger sebagai pemuncak klasemen sementara Grup H.

Jalannya Pertandingan

Ajax mengawali laga dengan sangat intens dan hampir saja memecah kebuntuan di menit ke-14 kala tendangan setengah voli yang dilepaskan oleh Hakim Ziyech masih melebar di sebelah kanan awing Mike Maignan.

Namun mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk mencetak gol pembuka dimana Promes yang tidak terkawal memaksimalkan umpan silang Tagliafico dengan sundulan kerasnya empat menit berselang.

Lille merespon dengan baik lewat serangan balik dan hampir menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Jonathan Bamba memberikan umpan terobosan kepada Jonathan Ikone setelah menusuk sisi kanan pertahanan tuan rumah namun Andre Onana dengan sigap dapat mengantisipasi peluang emas tersebut sebelum Victor Osimhen gagal memanfaatkan bola muntah.

Tuan rumah kembali bermain menekan di awal babak pertama. Ziyech lagi-lagi memaksa Maignan melakukan penyelamatan krusial dengan melompat ke arah kiri.

Dominasi mereka semakin terasa di menit ke-50 ketika David Neres memberikan umpan matang kepada Alvarez dan pemain tim nasional Meksiko ini dengan cerdik melambungkan bola di atas kepala penjaga gawang Lille dari sudut sempit untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Tagliafico memastikan kemenangan tuan rumah ketika ia menambah keunggulan tuan rumah menjadi 3-0 setelah laga berjalan satu jam. Bek kiri asal Argentina tersebut sukses menyundul umpan sepak pojok yang dilepaskan oleh Ziyech.

Peluang emas Yusuf Yacizi masih membentur tiang gawang di menit-menit akhir laga dimana Lille berusaha untuk memperkecil ketinggalan.

Kehilangan Bintang, Ajax Move On

Mereka mungkin telah kehilangan pemain muda andalan mereka yaitu Matthijs de Ligt dan Frenkie De Jong pada musim ini, namun Ajax terlihat sangat berbahaya untuk kembali menjalani petualangan mereka di Liga Champions musim ini. Dengan mengandalkan Ziyech dan Neres, Ajax memiliki dua pemain berbahaya di kompetisi kali ini untuk meneror pertahanan tim-tim lawan seperti yang mereka lakukan kala mengobrak-abrik lini pertahanan Lille.

Ziyech Terus Bersinar

Hanya Lionel Messi yang mencatatkan lebih banyak peluang emas dibandingkan Ziyech pada Liga Champions musim lalu dan dengan bukti tersebut, tidak sulit mengira mengapa pemain asal Maroko tersebut sangat krusial. Ziyech bermain sangat impresif dan bisa dibilang sangat beruntung kala namanya tidak ada di papan skor.

Kesalahan Osimhen Menghantui Lille

Tim asal Prancis ini memang menjadi tim pesakitan pada laga tersebut namun mereka mungkin bisa mendapatkan hasil yang lebih baik jika saja penjaga gawang asal Nigeria ini menunjukkan performa positif. Omsihen harus memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali.

Ajax akan kembali berlaga di Eredivisie akhir pekan ini melawan rival mereka PSV Eindhoven, sementara laga Liga Champions berikutnya akan menghadapi Valencia pada 2 Oktober mendatang. Lille akan menghadapi Rennes dalam lanjutan kompetisi Ligue 1 di akhir pekan nanti sebelum menjamu Chelsea di matchday kedua Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *